Peran Bappeda dalam Penurunan Stunting

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Kesehatan
Rp. 88.000
Qty :

Penulis : Dr. Masrizal, SKM., M.Biomed dan Dayyan Shiddiq Al Passay Budhidharma

Di Indonesia, salah satu masalah kesehatan sumber daya manusia (SDM) dalam pembangunan negara adalah stunting. Stunting adalah suatu kondisi gagal pertumbuhan pada anak, baik tubuh maupun otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, sehingga anak tersebut memiliki tubuh lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

Stunting atau kondisi gagal perkembangan tubuh dan otak dapat disebabkan oleh satu faktor yang pasti yaitu kekurangan gizi, namun kekurangan gizi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti rendahnya perekonomian, rendahnya pengetahuan, dan tidak adanya sumber pemenuhan gizi. Gizi anak sejak dalam kandungan yang tidak tercukupi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menyebabkan gagalnya perkembangan tubuh dan otak anak. Kondisi stunting tidak menyebabkan gangguan secara langsung, melainkan akan nampak dampaknya setelah melewati masa golden age. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya dari pemerintah sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam pemenuhan hak asaasi manusia, salah satunya adalah Kesehatan. Sebagai upaya menjalankan kewajiban pemerintah dalam perlindungan hak asasi manusia, diperlukan adanya koordinasi lintas sektor dalam merencanakan penurunan angka stunting di Indonesia.